Ehemmm… senang bisa posting disini kembali. Rasanya, tak terungkapkan dengan kata-kata🙂.
Pada postingan kali ini, saya tidak akan banyak cerita tentang rencana kemarin yaitu menggarap bab 1 dari Laporan Tugas akhir. Pastinya bab 1 tersebut belum selesai, baru kerangka paragrafnya saja. Hal ini disebabkan karena saya masih menunggu beberapa penjelasan dari Dosen pembimbing. Secara, beliau dari minggu lalu hingga kemarin, masih ada acara di luar negeri. Semoga saja besok bisa bertemu secara langsung.

Praktis, selama beberapa hari ini, sedikit banyak yang tak kerjain adalah ‘berekperimen’ atau ngutak ngatik atau istilah kerennya lagi ‘ngoprek-ngoprek’.
Pertama kali dimulai dengan memasang Opera Mini V 3.1 pada smartphone Nokia 6600. Sebelumnya sih pake Opera juga, tapi Operanya masih versi yang lama. Berbeda sekali dengan Opera terbaru yang tampilannya enak dipandang dan imut(namanya juga Opera Mini). Karena cukup puas dengan kinerja Opera mini ini, jadi sering browsing. Ditambah lagi dengan tarif promo Gprs mentari Rp. 1 /kb. Sangat murah jika dibandingkan dengan sebelumnya Rp. 5/kb. Sehingga jika mengakses halaman depan Detikcom , sebesar sekitar 30-40kb kalau dirupiahkan, dengan pajak kurang lebih sebesar Rp.33 – Rp.44. Kalau akses hingga Rp 500, itu sudah lumayan banyak informasi yang didapat.

Selanjutnya mencoba beberapa aplikasi pada handphone. Diantara aplikasi yang dicoba yaitu:

* Cellity freeSMS, aplikasi untuk mengirim dan menerima SMS keseluruh dunia secara gratis. Biaya yang dikeluarkan hanyalah biaya paket data gprs yang terkirim, besarnya tergantung paket data yang dikirimkan. Pengguna bisa menulis karakter sms hingga 2,048 karakter. Setelah mencoba mengirim ke Telkomsel, SMS berhasil diterima oleh tujuan. Begitu juga ke Mentari dan XL.
* Call Recorder Pro for Nokia Series 60, aplikasi ini berfungsi untuk merekam segala percakapan telepon, baik panggilan masuk atau panggilan keluar. Aplikasi ini cukup powerful, bisa merekam hingga batas memori penyimpanan. Kalau memory card berkapasitas 1GB, bisa dibayangkan berapa jam percakapan yang bisa disimpan. Bagusnya lagi, aplikasi ini berjalan tersembunyi, lawan bicara tidak mengetahui kalau pembicaran percakapan teleponnya direkam. Dengan settingan otomatis, tanpa ditekan dan tanpa suara ‘beep’, percakapan siap direkam.
* Morange (Full Version), aplikasi dengan banyak fungsi. Dengan aplikasi ini, pengguna bisa melakukan Instant Messaging, Push mail, Podcast, membaca RSS, remote Computer dan beberapa fitur tambahan. Disamping fitur yang cukup lengkap, aplikasi ini juga disuguhkan dengan tampilan yang menarik. Sayangnya, jika dipasang di Nokia 6600, cukup lambat. hal ini dapat dimaklumi karena untuk melakukan berbagai fitur diatas, membutuhkan ruang memori yang agak besar.
* Bukhari Vol 1, aplikasi kumpulan hadist shohih Bukhari. Koleksinya pun cukup lengkap dan banyak. Lumayan untuk menambah khasanah keilmuan hadist.
* Quran Reader Basic Arabic [MK], tak ketinggalan mencoba aplikasi Quran ini. Pada versi Pro, disertai falititas pencarian ayat dan tafsirnya.

Itu tadi beberapa aplikasi yang saya install di handphone Nokia 6600. Lumayan, cukup menambah aplikasi lainnya dengan fungsi yang berbeda-beda. Serta menjadikan Nokia 6600 milik saya tak sekedar smartphone biasa, tetapi menjadi smartphone yang luar biasa. Hehe…

Eksperimen selanjutnya, mencoba mengkoneksikan handphone sebagai modem internet pada komputer. Pada percobaan sebelumnya, saya telah berhasil mengkoneksikan Nokia 6600 dengan Komputer via media bluetooth. Sedangkan pada kali ini, saya menggunakan Nokia N70 yang terhubung dengan komputer menggunakan kabel USB DKU bawaan pabrikan Nokia. Pertama kali coba, dengan PC suite berhasil koneksi ke internet. Sebelumnya, GPRSan menggunakan Volume Based, saya coba pindah ke Time based dengan mengganti username serta passwordnya. Time based GPRS mentari masa promo Rp. 100/menit. saya coba akses sekitar 6 menit, saya buka web seperti Detikcom. Terus coba lagi membuka halaman web yang berukuran cukup besar. Setelah itu saya hitung biaya akses dan paket data yang terkirim dan diterima. Dan inilah Lognya:

Direction : out
Type : Pack.
Duration : 00.06.26
sent : 103 kb
received : 1077 kb total 1180 kb

Setelah dihitung, biaya akses sekitar Rp. 714 dengan total paket data 1180 Kb. Coba dihitung dengan volume based Rp. 1 /Kb, hasilnya bisa mencapai Rp. 1200. Dalam hal ini lebih murah menggunakan Time based. Sehingga kalau ingin mengakses halaman web berukuran besar atau untuk mendownload, lebih baik menggunakan Time based. Tinggal merubah username serta password, yang tadinya username dan passwordnya indosat, dirubah menjadi indosat@durasi.

Masalah kecepatan koneksi, terdeteksi sebesar 460.8 Kbps. secara angka, lebih besar dari pada percobaan sebelumnya dengan via Bluetooth yang sebesar sekitar 114.0 Kbps. Tapi secara nyata, kecepatannya hampir sama pada saat menampilkan data.

Itu tadi beberapa oprekan yang dilakukan, selebihnya banyak browsing via handphone. Sekedar mencari berita dan informasi.

Kelebihan internet via handphone, selama sinyal gprs dapat terjangkau, dimana saja bisa browsing. Seperti saya, diwarung sambil mesen makan, sambil baca blog. Sambil nangkring dijendela kamar, sambil ngecek email serta googling. Selama pulsa dan sinyal ada, tempat tidak menjadi masalah dalam berinternet melalui Handphone.

Dengan segala kegunaan yang ada, handphone yang tergolong smartphone dapat mendukung dan membantu aktifitas manusia. Dengan harganya yang semakin murah, produk teknologi ini lazim dijumpai di masyarakat. Dan jika suatu produk teknologi ibarat pisau, sekarang pisau itu ada di tangan saya dan anda. Mari kita bijak dalam menggunakannya.